Stok Kebutuhan Pangan Babel Cukup Untuk Tiga Bulan ke Depan

0

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Tim Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat 22 Mei 2020, melakukan operasi pemantauan dan pengecekan lapangan terkait ketersedian bahan pokok penting di wilayah pasar tradisional, pasar modern (retail) dan juga di beberapa gudang milik distributor yang ada di Kota Pangkalpinang.

Operasi pemantauan dan pengecekan lapangan tersebut dipimpin langsung oleh Dirkrimsus Polda Babel selaku ketua Kepala Satgas (Kasatgas) Pangan Babel, Wakapolres Pangkalpinang dan jajarannya, serta diikuti oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, anggota satgas pangan dan beberapa OPD terkait yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Sekretaris Satgas Pangan dan juga Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan Dalam dan Luar Negeri Disperindag Babel, Armaini mengatakan kegiatan ini merupakan upaya untuk mengetahui apakah ketersedian bahan pokok di Babel cukup untuk menghadapi hari raya Idul Fitri 1441 H dan untuk mengecek apakah harga-harga kebutuhan bahan pokok masih standar dan normal.

“Untuk stok ketersedian bahan pangan dan pokok kita, Insha Allah ketersediannya cukup untuk tiga bulan ke depan. Dan, untuk harga-harga bahan kebutuhan pokok dan pangan lainnya juga masih dalam kondisi normal, walaupun ada beberapa item barang yang sedikit agak naik, dan itu masih diatas wajar, mengingat adanya biaya tambahan akomodasi dalam pendistribusian barang tersebut,” kata Armaini.

Dalam operasi pemantuan kesiapan dan dan pengecekan lapangan, tim Satgas Pangan juga memantau langsung kondisi kesiapan stok beberapa bahan pokok dibeberapa gudang milik distributor. Salah satunya gudang distributor milik CV Sumber Alam Lestari yang berlokasi di Pangkalpinang.

“Dari hasil pantauan tim kami gudang tersebut, ketersedian stok beras medium sebanyak 734 ton, stok beras premium sebanyak 1752 ton, stok gula PSM sebanyak 645 ton dengan harga di kisaran Rp 12.900 per kilogram dan stok kedelai sebanyak 60 ton,” jelas Armaini.

Armaini mengatakan, untuk ketersedian stok bahan pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung cukup tersedia sampai dengan tiga bulan ke depan. Tidak ada kendala dan harganya pun masih dalam keadaan stabil. Harga gula, dari semula di harga Rp 18.000, sekarang sudah turun hingga di rentang harga Rp 12.500 sampai dengan Rp13.500. Dan, untuk komoditi bawang merah terjadi lonjakan harga berkisar Rp 34.000 sampai dengan Rp 56.000 per kilogram.

“Kami tim terpadu Satgas Pangan Babel selalu berkodinasi dengan stakeholder dalam pengadaan dan pendistribusian komoditi bahan pokok sehingga tidak terjadi kendala kelangkaan dan penimbunan oleh pelaku usaha dan distributor. Serta dapat terkendali selama masa pandemi Covid-19 dan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H tahun 2020,” tegas Armaini.

Penulis: Zamhari | Editor: Donny Fahrum

Share.

About Author

redaksilensa@lensabangkabelitung.com'

Leave A Reply