Camat Muntok Akan Perjuangkan Insentif RT dan RW, Nanti Tidak Lagi Dibagi Tiga

0

Lensabangkabelitung.com, Muntok – Camat Muntok, Sukandi menjelaskan bahwa RT dan RW itu berbentuk suatu badan organisasi, ada Ketua RT/RW beserta Sekretaris dan Bendahara.

Sebelumnya, Ketua RT/RW menerima insentif sebesar Rp 700 ribu per bulan, namun setelah keluar Peraturan Kemendagri dan Perbup Bangka Barat mereka menerima insentif sebagai sebuah organisasi dalam artian dibagi tiga dengan Sekretaris dan Bendahara.

“Ada Ketua, Sekretaris, dan Bendahara, jadi (700 ribu itu) berbagilah sesuai tupoksi mereka, enggak ada (tambahan), karena ini kan sudah diusulkan tahun-tahun sebelumnya,” kata Sukandi, Jumat, 22 Mei 2020.

Sukandi mengatakan, untuk saat ini sesuai Permendagri insentif Ketua RT sebesar Rp 350 ribu, Sekretaris sebesar Rp 250 ribu, dan Bendahara sebesar Rp 200 ribu yang dicairkan per enam bulan sekali.

“Saat ini memang belum kita cairkan karena memang belum waktunya,” kata Sukandi.

Anggaran insentif RT dan RW di Kecamatan Muntok dikatakan oleh Sukandi sebesar Rp 1,2 miliar per tahun untuk dua kali pencairan.

Sukandi menegaskan untuk ke depan, RT dan RW ini akan dipantau perangkat organisasinya yakni Sekretaris dan Bendahara apakah merupakan sanak-saudara dari Ketua atau bukan.

Di sisi lain, Sukandi menyebutkan akan memperjuangkan insentif yang dibagi-bagi itu untuk dinaikan setidaknya minimal setiap perangkat RT dan RW punya insentif masing-masing tanpa harus berbagi.

“Saya terima kasih kepada RT/RW, karena selama ini mereka kan merasa tidak sepadan apa yang diterima diawal, artinya masukan saya terima, bersabar lah dulu, kita benah kembali, dan berupaya untuk dinaikan, insentif masing-masing, artinya kita usulkan, tapi saat ini belum bisa,” demikian Sukandi.

Penulis: Sepri | Editor: Donny Fahrum

Share.

About Author

redaksilensa@lensabangkabelitung.com'

Leave A Reply