Sudah 42 Hotel di Babel Setop Beroperasi, Stimulus Belum Direspon Pemda

0

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Pelaku bisnis perhotelan dan restoran yang selama ini menjadi salah satu penunjang perekonomian di Bangka Belitung yang mengumumkan setop beroperasi sementara sampai batas waktu yang belum ditentukan terus bertambah.

Selain karena terdampak Corona, bantuan stimulus atau relaksasi yang diusulkan pelaku usaha hotel dan restoran untuk meringankan beban operasional sampai saat ini belum direspon pemerintah daerah.

Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bangka Belitung Bambang Patijaya mengatakan permohonan diberikan relaksasi atau stimulus bagi pelaku usaha hotel dan restoran serta tempat hiburan sudah disampaikan sejak 30 Maret 2020 lalu.

“Kami sudah berkirim surat dan sudah diterima surat itu. Belum ada feedback. Tapi kami yakin akan ada respon positif. Sabar nunggu saja,” ujar Bambang kepada Lensabangkabelitung.com, Jumat, 10 April 2020.

Menurut Bambang, baru dua kepala daerah yang memberikan respon terkait usulan relaksasi atau stimulus tersebut, yakni Gubernur Erzaldi Rosman dan Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil.

“Gubernur akan rencanakan rapat. Kalau Molen (Maulana Aklil) jawab “Siap Bos” kepada kita,” ujar dia.

Bambang menuturkan stimulus tersebut akan meringankan beban usaha para pelaku bisnis hotel dan restoran. Hingga saat ini, kata dia, yang baru dibicarakan adalah merumahkan karyawan sementara.

“Kalau kasus PHK yang dilakukan pelaku usaha hotel dan restoran di Bangka Belitung saya belum mendapat laporan. Namun jika pun ada jumlahnya tidak besar. Karena jika situasi mulai membaik, nanti akan beroperasi seperti biasa,” ujar dia.

Bambang menambahkan kondisi tersebut membuat pelaku bisnis hotel dan restoran tidak bisa selamanya memberikan jaminan bagi pekerja sehingga bisa menimbulkan berbagai permasalahan dalam pelaksanaan hubungan industrial.

“Untuk itu kami mengusulkan pembebasan pemungutan pajak bumi dan bangunan sampai bulan Desember 2020, membebaskan pajak hiburan dan reklame. Sekaligus juga memberi relaksasi pajak air tanah dan penerangan jalan,” ujar dia.

Penulis: Servio M | Editor: Donny Fahrum

Share.

About Author

redaksilensa@lensabangkabelitung.com'

Leave A Reply