Pemkab Masih Bahas Anggaran, RSUD Beltim Buka Donasi Untuk Persiapan RS Rujukan Corona

0

Lensabangkabelitung.com, Belitung – RSUD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) membuka donasi untuk memenuhi kebutuhan sarana prasarana kesehatan setelah ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan Corona melalui SK Gubernur Bangka Belitung.

Donasi bagi petugas medis dan pasien tersebut untuk keperluan Gown Disposable Hazmat, sarung tangan, sepatu bot, kacamata goggle dan masker. Donasi bisa dikirim ke rekening Mandiri 169 00 0203434 3 atas nama Satgas Covid-19 Beltim.

Ketua Satgas Covid-19 RSUD Beltim dr Hotma mengatakan membenarkan penggalangan dana atau donasi tersebut. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masalah Alat Pelindung Diri (APD).

“Benar ada penggalangan dana karena disini membutuhkan masalah APD. APD kita terbatas begitu juga yang di Dinkes. Oleh karena itu kita mencoba minta tolong siapa tahu ada donatur atau yang saat ini menggalang dana dapat membantu kita. Kalau anggaran, kita masih sebatas operasional rumah sakit,” ujar Hotma kepada Lensabangkabelitung.com, Sabtu, 4 April 2020.

Menurut Hotma, pihaknya sudah mengusulkan semua kebutuhan kepada Pemerintah Kabupaten Belitung Timur. RSUD Beltim, kata dia, baru menerima bantuan rapid test yang didistribusikan oleh Dinas Kesehatan Bangka Belitung ke Dinas Kesehatan Beltim.

“Kalau ada bantuan atau ada kebutuhan akan kita koordinasikan karena kemarin kita juga habis rapat koordinasi dengan Dinkes juga. Untuk kebutuhan sudah kita sampaikan. Cuma mereka sendiri kan masih bahas anggaran karena SK masih baru sehingga butuh waktu untuk pembahasan,” ujar dia.

Hotma menuturkan tim satgas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Belitung Timur sudah dibentuk dua minggu lalu dan telah dilakukan berbagai persiapan, terutama untuk APD dan SDM.

“Saat ini yang sedang kita lakukan adalah memantapkan lagi sehubungan dengan adanya SK gubernur tentang penunjukan RS Beltim sebagai RS rujukan, makanya kita siapkan lagi sarana prasarana dan juga permasalahan kesiapan SDM,” ujar dia.

Hotma menambahkan jika RSUD Beltim sampai merawat pasien Covid-19, maka harus mobilisasi SDM yang tersedia supaya fokus ke masalah penanganan Covid-19 terlebih dahulu.


“Untuk perhitungan saat ini karena kita belum merawat dan untuk pemeriksaan saja sudah cukup. Tapi pada saat pemeriksaan sehari itu kita membutuhkan SDM 25 orang. Kita ada tiga ruangan dengan jumlah bed total 10 bed. Kita juga siapkan untuk ruang kebidanan juga siapa tahu ada pasien covid dalam keadaan hamil mau melahirkan,” ujar dia.

Penulis : Servio M | Editor : Nico Alp

Share.

About Author

redaksi@lensabangkabelitung.com'

Leave A Reply