Rekannya Pol PP Tersangka Kasus Sijuk, ASN Babel : Pemimpin Kami Menyelamatkan Diri Masing – masing

0

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov Bangka Belitung melakukan aksi penandatanganan spanduk dukungan sebagai bentuk solidaritas ASN terhadap rekannya, Kasi Ops Satpol PP Pemprov Babel yang ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus penertiban tambang Sijuk.


ASN Pemprov Babel Marhoto mengatakan para ASN di lingkungan Pemprov Babel tidak terima jika rekannya di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dijadikan tersangka dan menganggap hal tersebut sebagai bentuk tidak adanya rasa keadilan.
“Kami tidak terima ini sebagai penegakan keadilan di bumi serumpun sebalai. Kami mendukung rekan kami karena kami melihat kondisi pemimpin kami menyelamatkan diri masing-masing dan tidak peduli dengan rekan ASN kita yang tersakiti dan terzolimi ini,” ujar Marhoto kepada Lensabangkabelitung.com, Senin, 9 Maret 2020.
Menurut Marhoto, para ASN meminta pimpinan utama di Pemprov Babel dapat bertanggung jawab dan melawan untuk menegakan keadilan sebagai upaya memberi dukungan terhadap anggota Satpol PP yang menjadi tersangka.
“Kasus Sijuk belum tuntas dan rekan kami jadi tersangka jelas tidak ada rasa keadilan disini. Rekan kami sebagai ASN yang tugasnya menegakkan Perda dan ditugaskan atasan yakni Wakil Gubernur dan Kasat Pol PP yang juga ada di lapangan. Tapi tiba-tiba rekan kami ASN yang jadi tersangka,” ujar dia.


Apa yang dialami oleh Satpol PP, kata Marhoto, telah menimbulkan perasaan takut dan trauma para ASN lain yang bertugas di OPD lain di lingkungan Pemprov Babel dalam menjalankan tugas. Padahal tugas yang diberikan sesuai dengan Undang-undang dan perintah atasan serta dilengkapi surat tugas.


“Kalau tidak mendapatkan dukungan yang maksimal, jelas membuat kita khawatir dan takut karena apa yang terjadi di Satpol PP bisa saja menimpa ASN di OPD lain. Kita tidak mau kedepan terjadi lagi kasus bencong seperti ini yang membuat ASN menjadi korban,” ujar dia.


Sementara ASN Pemprov Babel Andi Hendrata mengatakan para ASN memahami setiap tugas yang diberikan pasti memiliki resiko, terutama saat tugas di lapangan. Apa yang menimpa rekan di Satpol PP bisa saja terjadi dengan ASN di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lain.


“Minimal petinggi Pemprov Babel ini dari Gubernur, Wakil Gubernur dan orang tua ASN yakni Sekda bisa mengayomi dan mendukung dalam memberikan rasa aman kepada kami dalam melaksanakan tugas di lapangan selama itu tidak menyimpang dari prosedur yang ada,” ujar dia.


Andi menambahkan aksi yang digelar tersebut merupakan spontanitas dari para ASN yang peduli dengan rekannya. Spanduk tanda tangan dukungan itu, kata dia, diberikan ke Sekda agar menindaklanjuti aksi tersebut dengan memberi dukungan terhadap Satpol PP.


“Kami serahkan spanduk dukungan itu ke para petinggi agar dapat ditindaklanjuti dengan mengawal dan membantu memberikan dukungan bantuan hukum bagi rekan kami sesama ASN yang sekarang dipanggil ke Belitung,” ujar Andi yang akrab dipanggil Vijay ini.

Penulis : vio

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply