Mengenal Kratom, Herbal Narkoba Mirip Green Tea yang Sudah Masuk Babel dengan Efek Merusak Otak

0

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Operasi Antik Menumbing 2020 yang digelar oleh Polda Bangka Belitung berserta jajaran selain mengamankan berbagai jenis narkoba, juga berhasil mengamankan bubuk daun Kratom. Apa itu Kratom mungkin masih banyak yang belum mengenal tanaman herbal yang efeknya mirip narkoba tersebut.


Kapolda Bangka Belitung Brigadir Jenderal Anang Syarif Hidayat mengatakan bubuk daun kratom sangat mirip dengan bubuk green tea dengan cara penyajiannya yang hampir sama. Namun jika dikonsumsi, kata dia, sangat berbahaya bagi manusia.


“Barang ini (Kratom) diduga berasal dari Kalimantan dan mempunyai dampak yang sama dengan ganja karena bisa menyebabkan kecanduan dan gangguan kesehatan,” ujar Anang saat konferensi pers hasil operasi antik di Mapolda Bangka Belitung, Kamis, 12 Maret 2020.
Anang menuturkan hasil penelitian para tenaga medis sudah menemukan adanya dampak negatif yang luar biasa bagi manusia yang menkonsumsi kratom tersebut.


“Dampak negatif yang sudah ditemukan diantaranya penyakit salmonella atau keracunan makanan, kerusakan paru-paru, hati dan otak,” ujar dia.
Namun untuk menjerat pidana pelaku pengedar Kratom, kata Anang, masih terganjal dengan belum ada aturan resmi dari Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM).


“Bahkan BPOM belum pernah memberikan izin edar kratom. Hal itulah yang membuat kita belum bisa menjerat pidana pelaku dan menjadikan Kratom sebagai barang bukti. Pelaku yang mengedarkan Kratom ini hanya kita kenakan wajib lapor saja,” ujar dia.


Menurut Anang, saat ini Kratom sedang diajukan untuk masuk dalam daftar lampiran bahan berbahaya jenis narkoba dalam Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dan Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang kesehatan.


“Dalam operasi antik tahun ini, Kratom yang kita amankan sudah sebanyak 11,563 kilogram hasil operasi Polres Belitung,” ujar dia.
Anang menambahkan pihaknya tetap mengimbau masyarakat tidak mengkonsumsi Kratom ataupun mengedarkannya karena dampak dan efek yang ditimbulkan sama persis dengan ganja.


“Hasil penelitian sudah menegaskan adanya dampak negatif dari Kratom ini. Jika sudah jadi bubuk seperti yang kita amankan ini, bentuknya mirip sekali dengan bubuk green tea. Jadi kita minta tetap berhati-hati,” ujar dia.

Penulis : vio

Share.

About Author

redaksi@lensabangkabelitung.com'

Leave A Reply