Polda Babel Segera Terbitkan DPO Terhadap Pemilik Arena Judi Green Zone

0

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Polda Bangka Belitung berencana menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) terhadap pemilik arena judi berkedok game ketangkasan Green Zone. Hal tersebut akan dilakukan jika pemilik Green Zone yang sudah diketahui identitasnya itu terus mangkir dari pemanggilan.

Sebelumnya unit VC Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim melakukan penggerebekan terhadap arena judi berkedok game ketangkasan Green Zone yang berlokasi di Jalan Achmad Rasyidi Hamzah Kelurahan Batu Intan Kecamatan Bukit Intan Kota Pangkalpinang, Kamis, 13 Februari 2020. Sebanyak 37 orang diamankan beserta barang bukti mesin ketangkasan, kartu voucher dan uang puluhan juta rupiah saat itu.

Kabid Humas Polda Bangka Belitung AKBP Maladi mengatakan penyidik sudah melayangkan pemanggilan pemeriksaan terhadap pemilik Green Zone. Namun sampai saat ini yang bersangkutan belum juga datang.

“(Dia) punya gedung juga. Tapi keterlibatannya sampai sejauh mana, polisi belum bisa memastikan karena yang bersangkutan masih belum bisa dimintai keterangannya,” ujar Maladi kepada wartawan usai konferensi pers di Mapolda Bangka Belitung, Jumat, 21 Februari 2020.

Penyidik, kata Maladi, akan mempertimbangkan menerbitkan DPO terhadap pemilik Green Zone jika masih belum punya itikad baik memenuhi panggilan.

“Kemungkinan kalau tidak ada akan diterbitkan DPO. Nanti kalau terus tidak hadir. Kalau sudah terbitkan DPO, berarti seluruh polisi di republik ini bisa ikut mencari. Kalau tidak kooperatif. Itu aja,” ujar dia.

Namun Maladi belum bersedia mengumumkan identitas pemilik Green Zone agar diketahui publik. Dia beralasan tidak diumumkan identitas pemilik Green Zone karena permintaan penyidik.

“Identitas sudah diketahui. Tapi tidak diberi tahu. Ada beberapa orang lagi yang terkait. Nanti ku sampaikan karena ini pesan penyidiknya,” ujar dia.

Maladi menuturkan sebanyak 29 orang yang merupakan pengurus dan pemain telah resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Polda Bangka Belitung.

“Dari 37 orang yang diamankan, berdasarkan hasil pemeriksaan hanya 29 orang yang dijadikan tersangka sementara 8 orang lain dilepas karena dinilai tidak terkait langsung perjudian tersebut. Yang ditahan 13 tersangka dari pihak penyelenggara judi di Green Zone. Sedangkan untuk 16 orang tersangka yang bertindak sebagai pemain judi, tidak dilakukan penahanan mengingat ancaman hukumannya dibawah 5 tahun,” ujar dia.

Maladi menambahkan polisi juga menetapkan pasal berlapis terhadap dua orang dari pihak penyelenggara judi karena saat dilakukan penggerebekan memiliki dua paket narkoba jenis sabu.

“Untuk tersangka RE selaku Humas Green Zone dan BD selaku petugas penukar uang dikenakan pasal berlapis karena ditemukannya narkotika diduga jenis shabu-shabu. Kedua orang tersebut ditahan dengan persangkaan pasal narkotika juga. Terkait narkoba yang menangani satuan narkoba Polres Pangkalpinang,” ujar dia.

Penulis : vio

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply