Jual HP Curian di FJB Bangka Belitung, Kaki Junai Dihadiahi Timah Panas

0

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Tim Opsnal Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Bangka Belitung berhasil menangkap Junaidi alias Junai karena melakukan pencurian dengan modus membobol rumah. Warga Perumahan Indah Kencana Selindung Baru Kota Pangkalpinang itu sempat dihadiahi timah panas oleh petugas karena berusaha kabur saat akan ditangkap.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Bangka Belitung AKBP Wahyudi mengatakan tersangka Junai ditangkap saat berbelanja di salah satu toko di Jalan Yos Sudarso Kelurahan Gabek.

“Tersangka ini merupakan residivis kasus penganiayaan yang dihukum 7 bulan penjara. Saat beraksi, pelaku seorang diri dan mengincar rumah warga saat malam hari,” ujar Wahyudi kepada wartawan, Kamis, 3 Oktober 2019.

Wahyudi menuturkan jejak pelaku terbongkar setelah salah satu korban atas nama Novita yang kehilangan handphone dan dompet berisi uang melapor kejadian tersebut. HP Novita diketahui berada di tangan AMG pegawai rumah makan Pagi Sore.

“Dari pengakuan AMG, HP tersebut didapat dari kakaknya yang berinisial AK. Sedangkan AK mengakui membeli HP tersebut dari Parhan yang merupakan pelajar seharga Rp 1.250.000. Parhan sendiri mengaku membeli HP tersebut di Forum Jual Beli Bangka Belitung dari tersangka Junai,” ujar dia.

Berbekal informasi tersebut, kata Wahyudi, anggota Jatanras mencari keberadaan Junai dan berhasil menemukannya saat sedang berbelanja disalah satu toko.

“Karena berusaha melarikan diri saat ditangkap, pelaku diberikan tindakan tegas terukur di kaki pelaku,” ujar dia.
Wahyudi menuturkan barang bukti yang diamankan dari tersangka Junai adalah satu unit HP Xiomi Mi 5A dan satu buah tas berwarna merah milik korban Novita.

“Pelaku kita jerat dengan pasal 363 ayat 1 ke 3 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” ujar dia.

Sementara tersangka Junai mengaku melakukan tindak kejahatan tersebut seorang diri dengan berjalan kaki memantau rumah calon korbannya.

“Barang yang diambil yang mudah dibawa saja. Nanti dijual. Uangnya bukan untuk foya-foya bang. Untuk bayar kontrakan dan makan sehari-hari,” ujar dia.

Penulis : Vio

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply