Rayakan 1 Muharam 1441 H Kenanga Pecah Rekor MURI Kue Bolu Kujo Terbesar

0

Lensabangkabelitung.com, Sungailiat. Bolu Kujo yang merupakan kue khas pada Peringatan perayaan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1441 Hijiriah, pada tahun 2019, Kelurahan Kenanga Sungailiat Kabupaten Bangka, mendapatkan rekor “MURI” yakni bolu Kujo terbesar di Indonesia. 

Pada peringatan Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, pada tahun 2019, Kelurahan Kenanga, menampilkan kue khas Kenanga, yakni Kue Bolu Kujo terbesar,  dengan berbagai varian rasa yang berukuran 2,6 meter, sehingga memecahkan rekor Muri yang merupakan Kue Bolu Kujo terbesar.  

Kue Bolu Kujo dengan varian rasa tersebut ditampilkan pada saat perayaan  Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, pada tahun 2019, yang digelar di Lapangan Bola Kelurahan Kenanga Sungailiat Kabupaten Bangka  Minggu (1/9/2019).

Pada kesempatan tersebut Bupati Bangka Mulkan SH MH, menerima sertifikat rekor Muri, pada sela-sela acara perayaan  Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, pada tahun 2019 digelar di Lapangan Bola Kelurahan Kenanga.

Hadir pada perayaan  Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, tahun 2019 di Lapangan Bola Kelurahan Kenanga, yakni Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah, Bupati Bangka Mulkan SH MH, Wakil Bupati Bangka, Syahbudin SIP, PJ Sekda Bangka Ahmad Muksin, Kapolres Bangka AKBP Sulistyono SH MH, anggota DPRD Bangka, Hendra Yunus, Ketua MUI Bangka, Ustad Syaiful Zuhri,  para Kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka.

Kegiatan perayaan  Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, tahun 2019 di Kelurahan Kenanga, diawali dengan pawai arakan para pemuda dan pemudi Kelurahan Kenanga membawa dulang besar, telur hias dan juga berbagai macam kue yang dibawa ke Lapangan Bola Kelurahan Kenanga, untuk pelaksanaa acara Nganggung Sepintu Sedulang, yang merupakan adat tradisi Kabupaten Bangka.
Bupati Bangka Mulkan SH MH mengatakan, perayaan  Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, tahun 2019 di Kelurahan Kenanga merupakan tradisi masyarakat Kelurahan Kenanga Kabupaten Bangka yang dilaksanakan setiap tahun, dan bisa dijadikan sebagai wisata religi,  apabila dikemas dengan sebaik mungkin, sebagai daya tarik wisatawan untuk datang ke kabupaten Bangka.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, yang terus mempertahankan tradisi yang baik ini, karena melalui kegiatan ini, selain bisa dijadikan wisata relegi, juga dapat mempererat tali silaturahmi diantara masyarakat lainya,” ujar Mulkan. 

Dikatakannya, perayaan Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, tahun 2019 di Kelurahan Kenanga, juga merupakan salah satu upaya pemerintah Kabupaten Bangka untuk menjaga nilai budaya, sehingga tetap bisa dilestarikan. 

” Melalui Tahun Baru Islam, juga sebagai momentum untuk kita semua intropeksi diri, menjadi lebih baik lagi dari tahun sebelumnya, mari kita selalu meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT,”ajak Mulkan.

Sedangkan  Wakil Gubernur Bangka Belitung, Abdul Fatah  menyampaikan hal yang sama, agar masyarakat Kabupaten Bangka, pada perayaan  Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, sebagai momentum untuk terus melakukan evaluasi diri. 

“melalui momen Tahun Baru Islam  1 Muharam 1441 Hijiriah, kita jadikan momen evaluasi, koreksi diri apabila di tahun lalu ibadah, amalan soleh kita masih kurang, hendaknya di tahun baru ini, kita berusaha untuk meningkatakn keimanan, ketakwaan kepada Allah SWT, dan sebagai bekal kita nantinya,” Himbau Wagub Babel.

Pada kesempatan tersebut, juga dilaksanakan siraman rohani, yakni ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad KH DR Mukhtar Cholid, M.Ag yang merupakan Pimpinan Pondok pesantren Baabussalam Bandung. Dan juga selanjutnya digelar acara Ngangung Sepintu sedulang.

Penulis : Vera

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply