Tertipu, Warga Kace Ini Setor Rp 40 Juta Agar Anak Menantunya Jadi Honorer Pemprov Babel

0

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Sebanyak empat orang korban penipuan yang diduga dilakukan oleh Tio, salah satu oknum pegawai Pemprov Babel melapor ke Polda Bangka Belitung. Tio diduga melakukan penipuan dengan mengimingi korbannya masuk sebagai tenaga honorer asal membayar sejumlah uang.

Salah satu korban, Saparudin warga Desa Kace mengatakan mengalami kerugian Rp 40 Juta untuk memasukkan anak dan menantunya menjadi pegawai honorer di lingkungan Pemprov Bangka Belitung.

“Janjinya anak dan menantu saya jadi honorer di Dinas Pertanian. Satu orang diminta Rp 20 juta. Saya setor Rp 40 Juta karena dua orang. Saya cicil empat kali,” ujar Saparudin kepada wartawan usai melaporkan dugaan penipuan di Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Bangka Belitung, Jumat, 23 Agustus 2019.

Saparudin menuturkan dia tidak pernah mengenal atau bertemu langsung dengan terlapor Tio karena perjanjian dan penyerahan uang diberikan oleh teman pelaku yang bernama Sudarsono alias Sono.

“Sono ini yang menjadi kaki tangan Tio. Namun belakangan Sono mengaku ikut tertipu. Kita percaya saja karena sempat diberikan surat keputusan sudah diterima menjadi honorer dengan kop surat Pemprov Bangka Belitung dan ditanda tangani Gubernur Erzaldi. Ternyata surat itu palsu,” ujar dia.

Menurut Saparudin, ada lebih dari 20 orang yang menjadi korban penipuan karena tergoda menjadi honorer. Pelaporannya pun tersebar di Polres Pangkalpinang dan Polres Bangka.

“Kalau kita melaporkannya ke Polda. Tapi informasi terakhir Tio ini sudah ditangkap oleh Polres Belitung Timur kemarin karena tersangkut perkara sawit. Terus terang saya bingung karena uang yang diserahkan ada yang dipinjam dari keluarga,” ujar dia.

Korban Iswandi mengatakan dirinya juga sudah mentransfer uang kepada Tio dengan nomor rekening bank yang berbeda-beda. Sepengetahuannya sudah tiga kali mentransfer uang karena SK menjadi pegawai dijanjikan akan segera diterbitkan.

“Nama direkening beda-beda bang. Tiga kali kirim. Kalau seperti ini saya pesimis uang saya bisa diganti. Tapi saya masih berharap agar uangnya bisa dikembalikan,” ujar dia.

Sebelumnya Gubernur Bangka Belitung Erzaldi menambahkan pihaknya meminta agar pelaku diproses untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia juga mengimbau kepada masyarakat jangan percaya dengan iming-iming masuk menjadi pegawai dengan membayar sejumlah uang.

“Jangan lagi percaya dengan hal yang seperti ini. Sudah banyak yang tertipu. Setiap perekrutan dilakukan sesuai prosedur dan aturan yang berlaku,” ujar dia.

Penulis : Vio

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply