Gubernur Hanya Berikan Arahan dan Pembinaan

0

Lensabangkabelitung.com, PANGKALPINANG — Menanggapi pemberitaan di sejumlah media massa yang menyangkut sejumlah ASN melaporkan Gubernur Babel ke Polda, maka pihak Pemprov Babel melalui Pj. Sekda Yulizar Adnan menyatakan terjadinya peristiwa tersebut merupakan kesalahan informasi dan salah paham saja antara beberapa ASN dengan Gubernur Erzaldi.

Menurut Yulizar kejadian bermula saat Pemprov Babel menggelar acara pelantikan 117 pejabat struktural eselon III dan IV serta pejabat fungsional tertentu di kantor gubernur pada Senin (5/8/2019).
“Selain itu hadir pula ASN Pemprov Babel yang kebetulan tidak ikut kegiatan senam pagi pada Jumat lalu dan akan mendapatkan pembinaan dari pihak BKPSDM Babel,” ujar Yulizar Selasa (6/8/2019).

Dikatakan Yulizar, pada saat memberikan pengarahan di hadapan ASN dan pejabat yang hadir, Gubernur Erzaldi sempat menyinggung tentang perlunya setiap pejabat di lingkungan Pemprov Babel memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa.

“Tentu saja dengan mengantongi sertifikat ini diharapkan para pejabat lebih paham dan mengerti dalam melaksanakan tugas, khususnya yang berhubungan dengan pengadaan barang dan jasa sehingga tidak menghadapi permasalahan di kemudian hari,” papar Yulizar.

Selain itu masih dikatakan Yulizar, gubernur lantas menjelaskan bahwa ke depan nanti bagi pejabat yang tidak memiliki sertifikat pengadaan barang dan jasa maka kedudukan mereka sebagai pejabat struktural akan dipertimbangkan lagi.

“Jadi bukan asal langsung dinonjobkan seperti informasi atau persepsi yang mereka terima,” tukas Yulizar.

Selain itu kata Yulizar tak ada maksud gubernur untuk mempermalukan para ASN. Justru gubernur ingin memacu agar para pejabat yang belum memiliki sertifikat untuk segera mengikuti ujian pejabat pengadaan barang dan jasa. “Bahkan ujian ini telah dilaksanakan beberapa kali yang semua biaya dan fasilitasnya ditanggung oleh Pemprov Babel sendiri,” kata Yulizar.

Untuk itu Yulizar berharap agar kesalahpahaman ini bisa diselesaikan dengan baik kendati menyesalkan langkah ASN yang melapor ke Polda atau pihak lainnya.

“Jadi sekali lagi kami tegaskan bahwa gubernur hanya memberikan pembinaan dan arahan saja dan tak ada maksud lainnya. Nantinya persoalan ini juga akan kami selesaikan secara internal dengan melibatkan berbagai pihak terkait agar kejadian seperti ini tak terulang kembali,” pungkas Yulizar.

Penulis: Irwanto/Humas dan Protokol Babel)

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply