Kembangkan Industri Mobil Listrik, Kemenperin Dorong Pengelolaan Rare Earth di Babel

0

Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Kementerian Perindustrian RI mendorong pengelolaan rare earth atau Logam Tanah Jarang (LTJ) di Bangka Belitung karena menjadi daya tarik bagi pengembangan industri mobil listrik. Salah satunya merupakan bahan baku pembuatan baterai.

“Yang menarik saat ini dari komponen lain timah adalah rare earth. Ini sangat strategis dikembangkan karena bisa menjadi bahan baku baterai. Rare earth ini bisa diambil dari by product timah. Itu jadi bagian dari bahan baku pembuatan baterai. Jadi sangat strategis. Jadi kita sedang mengarah ke sana,” ujar ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kepada wartawan di Novotel Bangka, Sabtu, 22 Juni 2019.

Airlangga mengatakan pengembangan pengelolaan rare earth di Bangka Belitung seiring dengan rencana Indonesia untuk mendorong industri mobil listrik pada 2022 mendatang.

“Saat ini kita sedang melakukan penelitian untuk mengarah ke sana. Kita sudah punya rencana untuk mendorong mobil listrik,” ujar dia.

Airlangga menuturkan agar dapat menjalankan hal tersebut dengan baik para pemain timah di Bangka Belitung diminta dapat menjalankan kegiatan operasional perusahaan lebih sehat. Hal tersebut terkait dengan terhentinya aktivitas ekspor perusahaan peleburan (Smelter) timah sejak Oktober 2018 lalu.

“Ada beberapa persoalan terkait itu. Kita tahu disini cuma ada beberapa player. Kita dorong lagi supaya playernya ini bisa mendorong supaya prakteknya lebih sehat,” ujar dia.
Airlangga menambahkan kementerian yang dipimpinnya akan melihat lagi beberapa persoalan yang dialami para eksportir timah agar industri pertimahan kembali bangkit.

“Kita lihat para pemainnya ini memang terbatas. Dari kondisi ini, nanti kita lihat lagi kedepannya,” ujar dia.

Penulis : Vio

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply