Gojek Luncurkan Tombol Darurat dan Share Trip

0

Lensabangkabelitung.com, JAKARTA – Demi terus menghadirkan layanan transportasi yang dapat diandalkan, GOJEK sebagai penyedia layanan ride-hailing pertama dan terbesar di Indonesia meluncurkan fitur Tombol Darurat (Emergency Hotline) dan Bagikan Perjalanan (Share Trip). Fitur ini merupakan bagian dari solusi keamanan menyeluruh yang ditawarkan oleh GOJEK. Pengembangan fitur ini, sejalan dengan arahan pemerintah dalam memastikan layanan transportasi online yang aman seperti tercantum dalam Peraturan Menteri Perhubungan mengenai transportasi online.

Michael Reza Say, VP Corporate Affairs GOJEKmengatakan, “Keamanan serta kenyamanan pengguna adalah prioritas kami. Kami ingin seluruh masyarakat dapat terus mengandalkan layanan GOJEK kapan pun dan di mana pun mereka butuh, tanpa ada rasa khawatir. Untuk itu, sebagai super-app kami terus melakukan inovasi. Tidak hanya dari pengembangan teknologi, namun juga upaya mitigasi risiko.”

Radityo Wibowo, Global Head of Transport GOJEK mengatakan, “Dalam melakukan inovasi apapun, kami selalu menanamkan budayacustomer-centric. Artinya, kami memprioritaskan inisiatif-inisiatif yang memang tepat guna menjawab kebutuhan pelanggan. Salah satunya dengan pengembangan fitur keamanan.”

Fitur Tombol Darurat, dapat digunakan untuk melaporkan dengan cepat situasi darurat yang terjadi selama perjalanan. Setelah laporan diverifikasi, GOJEK akan segera menugaskan unit darurat untuk menangani pelaporan ini. Fitur tombol darurat terus diluncurkan secara bertahap, seluruh pengguna GO-CAR dan GO-RIDE akan dapat menggunakan fitur tersebut di awal bulan Mei.

“GOJEK juga mengenalkan fitur Bagikan Perjalanan, yang dapat digunakan oleh pengguna untuk membagikan informasi berupa lokasi penjemputan dan pengantaran, informasi mengenai driver dan kendaraannya, status perjalanan dan estimasi waktu tempuh, hingga jalur yang dipilih driver dalam perjalanannya, kepada kerabat terdekat. Pengguna cukup memencet tombol Bagikan Perjalanan untuk kemudian secara otomatis informasi tersebut dapat dibagikan melalui aplikasi pesan instan,” jelas Radityo.[1]

 
Program Mitigasi Risiko GOJEK

Komitmen GOJEK dalam mengembangkan solusi keamanan menyeluruh, tak hanya bertumpu pada pengembangan aplikasi dan teknologi. GOJEK juga memberdayakan mitra driver sebagai bagian dari mitigasi risiko berkendara.

GOJEK rutin menyelenggarakan kegiatan pelatihan dan pengembangan diri mitra driver melalui wadah Bengkel Belajar Mitra (BBM). BBM menghadirkan pembicara yang merupakan pakar di bidangnya, untuk berbagi pengetahuan kepada mitra driver. Topik yang dibahas antara lain; pelatihan pertolongan pertama pada kecelakaan di jalan raya, pelatihan bela diri, pelatihan anti kekerasan seksual dan pelatihan berkendara yang aman.

Selain pelatihan, GOJEK juga menghadirkan perlindungan asuransi bagi pengguna maupun mitra driver. Layanan asuransi berlaku bagi seluruh mitra driver GOJEK dan pengguna layanan dengan perlindungan maksimal. Perlindungan tersebut mencakup risiko atas kehilangan maupun kerusakan barang, biaya pengobatan yang timbul atas risiko kecelakaan, serta uang pertanggungan atas risiko cacat permanen dan risiko kematian.

“GOJEK sangat serius dalam menciptakan ekosistem yang andal, aman dan nyaman untuk dapat melayani siapa saja dan kapan saja mereka membutuhkannya. Kedepan, kami akan terus mematangkan fitur dan memperkuat program mitigasi risiko, sehingga GOJEK dapat terus menjadi aplikasi handal pilihan masyarakat Indonesia,” tutup Michael.

Penulis : Rilis

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply