5 Alat Berat Diduga Garap Hutan Lindung

0

Lensabangkabelitung.com, Jebus – Para penambang timah sepertinya sudah tidak peduli lagi dengan status kawasan hutan di Bangka Belitung ini. Sebagian besar kawasan hutan lindung yang ada di daratan pulau Bangka sudah lulu lantah digarap para penambang timah ilegal.

Padahal sangat jelas sanksi tindak pidana bagi siapa saja yang merusak Hutan Lindung adalah ” perbuatan melanggar ketentuan Undang Undang nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan atau Undang Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan ( P3H) dengan ancaman sanksi pidana 5 tahun kurungan.

Lensabangkabelitung.com mencoba menelusuri aktivitas tambang di lokasi perbatasan antara sungai Drum dusun penganak dan Teka 8 Dusun Jebu kecamatan parittiga jum’at (01/03) . Ternyata benar saja, dari kejauhan nampak lima (5) unit alat berat sedang melakukan aktivitas penambangan yang diduga ilegal serta berada di kawasan hutan lindung pantai (HPL), Adapun titik koordinat aktivitas alat berat dimaksud yakni 01-33’50.4″ S 105-28’47.4″ E.

Belum diketahui siapa pemilik kelima Alat Berat yang menggarap Hutan lindung tersebut.

Dihubungi terpisah, Kepala UPT Dinas Kehutanan Babel Wilayah Bangka Barat, Melyadi mengatakan pihaknya akan cek titik koordinat tersebut apakah kawasan hutan HP/HL/APL pada senin nanti, bila benar titik koordinat tersebut kawasan hutan maka kami akan menindaklanjuti dengan cara mendata siapa yang melakukannya serta melayangkan surat peringatan dengan tembusan Dinas Kehutan dan Polsek Jebus.

selanjutnya menunggu konfirmasi dari Dinas Kehutanan dan Kepolisian.

Penulis : Redaksi

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply