Antisipasi Teror Natal dan Tahun Baru 2019, 1350 Polisi Jaga 174 Gereja di Babel

0


Lensabangkabelitung.com, Pangkalpinang – Sebanyak 174 gereja yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mendapat penjagaan ketat dari anggota Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Bangka Belitung guna mengantipasi ancaman teror selama perayaan natal dan tahun baru 2019. Total 1350 personil polisi dikerahkan untuk membantu pengamanan.

“Selain 174 gereja, ada 29 titik konsentrasi massa seperti pusat perbelanjaan, lokasi wisata, lokasi berkumpul massa hingga pusat-pusat pergerakan perekonomian masyarakat yang kita amankan. 1350 personil yang dikerahkan dibantu dengan stakeholder lain,” ujar Kepala Polda Bangka Belitung Brigadir Jenderal Istiono kepada wartawan seusai Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Gedung Tribrata Mapolda Bangka Belitung, Selasa, 18 Desember 2018.
Istiono menuturkan seluruh gereja akan di Bangka Belitung akan disterilisasi H-1 sebelum pelaksanaan peribadatan natal. Dia mempertimbangkan pengerahan personil khusus jika ditemukan ada potensi gangguan.
“Bisa saja ada pengerahan sniper dan dilakukan patroli udara di titik-titik yang dianggap akan terjadi gangguan keamanan,” ujar dia.
Menurut Istiono, hasil evaluasi Operasi Lilin Menumbing 2017 terjadi peningkatan signifikan terhadap angka kriminalitas untuk kejahatan konvensional saat pelaksanaan natal dan tahun baru dibandingkan dengan 2016. Sejumlah tempat yang sering jadi sasaran kejahatan, kata dia, adalah Bank, tempat Anjungan Tunai Mandiri (ATM), pegadaian, pusat perbelanjaan dan keramaian.
“Kejahatan bersifat konvensional seperti curanmor, curat dan curas masih cukup tinggi. Tempat yang rawan jadi sasaran kejahatan perlu diwaspadai dan ditingkatkan pengamanannya. Selain itu, masih tingginya angka kecelakaan lalu lintas akan jadi perhatian kita,” ujar dia.
Istiono menambahkan seluruh Kapolres dan instansi terkait diminta memberikan gambaran umum rencana pelayanan aspek yang dibutuhkan masyarakat agar pengamanan natal dan tahun baru bisa efektif.
“Tempat dan kegiatan yang dapat mempengaruhi dinamika keamanan dan ketertiban masyarakat perlu mendapat prioritas. Kita akan mengedepankan tindakan preemtif dan preventif yang didukung kegiatan deteksi dini dan penegakan hukum,” ujar dia. (yoo)

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply