Lindungi Nasib Penambang Kecil, Erzaldi Bagikan 1.200 IPR

0

Lensabangkabelitung.com, Jebus – Gebrakan kembali dilakukan Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, untuk menjamin dan melindungi penambang kecil di wilayahnya. Hari ini, Erzaldi membagikan 1.200 Izin Pertambangan Rakyat (IPR) kepada penambang mikro. Beleid ini diabsahkan melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Tata Cara Pemberian Wilayah Izin Usaha Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan.

Penandatangan nota pergub ini dilakukan di Desa Jebus, Bangka Barat (23/10/2017), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Agenda tersebut sekaligus diramaikan dengan pemberian Izin Pertambangan Rakyat (IPR) kepada 30 orang penambang secara simbolik. “Dengan adanya IPR ini dapat memberikan jaminan kepada masyarakat kita untuk menambang dengan benar, aman, tidak perlu khawatir dan takut, karena sudah legal, silahkan menambang sesuai dengan aturannya dan ikuti apa yang telah menjadi ketentuan perusahaan,” kata Erzaldi.

Pemberian tambang ini bakal berkesinambungan. Sejauh ini, Erzaldi telah memberikan sertifikasi penambangan untuk 1200 penambang kecil di lahan garapan seluas 3000 hektar. Luas wilayah garapan ini diberikan secara proposional, seusai jumlah penambang.

Selain itu, penambang  akan dibatasi untu melakukan aktivitas penambangan.“Apabila perseorangan maka luas wilayah yang diperbolehkan yaitu satu hektar, lain halnya dengan kelompok masyarakat yang terdiri dari lima orang memanfaatkan lahan tambang, maka luas wilayah garapan bisa mencapai lima hektar.

Koperasi pun dapat mengelola tambang timah dengan luas wilayah mencapai 10 hektar. Izin Pertambangan Rakyat diberikan untuk jangka waktu paling lama lima tahun dan dapat diperpanjang sebanyak dua kali,” jelas Erzaldi.

“Di sini juga kepada para penambang kami memberikan NPWP pajaknya dan sekaligus sudah diangkat menjadi anggota koperasi di desa,” lanjutnya.

Masyarakat, kata Erzaldi, bisa mengajukan permohonan penambangan kepada Kepala DPMPTSP (Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu). “ Tapi, sebelumnya para pemohon wajib melengkapi persyaratan administratif, persyaratan teknis dan persyaratan finansial,” kata dia.

Persyaratan administrasi yang dimaksud adalah rekomendasi persetujuan IPR yang diterbitkan oleh Bupati/Walikota, lalu mendapatkan dokumen lingkungan yang telah disetujui, surat pernyataan kesanggupan melaksanakan pengelolaan lingkungan dan juga kesanggupan melaksanakan reklamasi, surat pernyataan kesanggupan membayar iuran tetap dan pajak daerah, serta beberapa persyaratan lain berapp pelaksanaan penambangan sesuai ketentuan yang berlaku. 

Erzaldi juga mengapresiasi PT Bangka Tin Industry yang terlah bersedia menjadi Bapak Angkat dari IPR ini, yang bersedia menghadle segala kewajiban untuk melegalkan para penambang rakyat ini. Smelter lokal yang peduli dengan masyarakat Babel.

Andri, salah satu warga bangka barat yang menerima IPR menyampaikan terimakasih yang sebesar besarnya untuk Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, apa yang mereka tunggu selama ini akhirnya tercapai, “kami bisa menambang dengan tenang dan tidak was – was lagi, mudah mudahan IPR ini bisa menambah dan meningkatkan perekonomian kami selaku penambang rakyat” ujar Andri.

Terimakasih terspecial untuk Bapak Angkat kami PT Bangka Tin Industry yang bersedia memberikan kami jaminan kerja, mengajarkankan kami untuk melakukan praktik penambangan yang cerdas, baik dan benar. “kami siap menambang secara LEGAL, cerdas baik dan sesuai dengan atoran yang berlaku” tambah Andri.

Penulis : Supri

Editor : Nico Alp

Share.

About Author

Portal Berita Terkini Bangka Belitung

Leave A Reply